Google+ Followers

Selasa, 27 Oktober 2015

Rarawuan

Bismillaah,

Sudah dua minggu gejala alam elnino dan la Nina ini membuat udara di serpong semakin panas saja,  terkadang jika harus beraktifitas di luar rumah rasanya panas sekali, ditambah kelembaban di indonesia ini cukup membuat keringat semakin mengalir deras,  minum air putih tidak dingin bagaikan tidak pernah hilang rasa dahaga,  kali ini Kangen banget sama tempat tinggalku di Dayeuhkolot Bandung dan lama juga tidak mencoba jajanan ini,  sangat lama hingga ambil jalan termudah adalah dengan turun ke dapur dan membuatnya sendiri di rumah,  di serpong hingga kini memang tidak pernah aku menemukan penjual gorengan menjual jajanan ini,  oh Iya aku juga Kangen Comro yang isinya oncom aseli Bandung,  kapan - kapan kalau di giant ada,  beli oncom,  buat aneka makanan berbahan oncom ah.
Sekarang Mendingan kita kembali ke resep yang aku pakai untuk membuat jajanan ini yuk lihat langsung resepnya


Rarawuan 
ala djowoklaten

Bahan :

200 gr kacang tolo (di Bandung sih kacang gajih namanya)
200 gr kelapa parut
200 gr tepung terigu
1 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk / gula pasir
Air kelapa secukupnya
5 helai daun bawang, iris tipis

1 liter Minyak untuk menggoreng

Bumbu dihaluskan :
1/2 sdt ketumbar
4 siung bawang putih 
2 cm kencur
2 cm kunyit
5 lbr daun jeruk

Cara Membuat :
Rendam kacang dengan air semalaman, sampai kacang empuk.
Siapkan baskom untuk adonan, masukkan kelapa, terigu, tuang air sedikit demi sedikit aduk rata, tambahkan bumbu halus, aduk rata kembali, selanjutnya masukkan kacang dan irisan daun bawang, aduk sampai tercampur rata.
Siapkan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang setelah minyak panas,  masukkan 1 sdt margarin lalu sendokkan adonan kedalam wajan, goreng sampai kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
Rarawuan siap disantap dengan kopi hangat sebagai teman minum sore hari.
Selamat mencoba.










Posting Komentar