Google+ Followers

Jumat, 13 Februari 2015

JADAH BAKAR

Bismillaah,

Kemarin bongkar stock persediaan yang ada, setelah membuat Burjo (Bubur Kacang ijo)  beras ketan putih aku buat JADAH atau ketel di jawa biasa di sebutnya tapi di Bandung dulu ketan Bakar atau Ulen, tapi sejak tinggal di serpong malah jadi tau makanan ini biasa di sebut uli, makannya tdk di Bakar tapi dimakan dengan tapai ketan hitam. Inilah khasanan kuliner traditional indonesia yang Banyak dan beragam, namun terkadang bahan, bentuk dan cara pembuatannya sama namun berbeda penyebutannya juga teman menyantapnya.
ketan Bakar biasa di sajikan dengan sambel oncom, serundeng kelapa dan bubuk kedelai, kadang juga di tambahkan sate lemak sapi atau jando, Jadah atau ketel pertama kali aku makan di yogya di sandingkan dengan Bacem tempe,  dan di serpong sini tetangga menyajikannya dengan tapai ketan hitam.
Sekarang mari kita intip cara pembuatannya yuk.


JADAH
BY DJOWOKLATEN 

500 gram. Beras ketan thailand atau Paris
1/2 buah Kelapa bersihkan lalu parut
1 bks kecil yg segitiga sunkara campur dgn air hingga jadi 150 ml
2 lbr daun pandan 
Garam secukupnya 

Caranya 
Beras ketan rendam minimal 2 jam, cuci bersih lalu kukus, alasi dgn daun pandan, siram - siram dgn air santan bergaram, di kukus sekitar 30 menit, lalu tambahkan dgn kelapa parutnya,  kukus kembali 15 menit. 
Angkat lalu tumbuk. 
Siapkan daun pisang,  bagi adonan menjadi 3 lalu buat bulatan panjang lalu gulung. 
Setelah dingin dan agak padat.
Potong-potong lalu bakar.
Sajikan 
Aku menyajikannya dgn
Abon ikan tenggiri dari blitong
Sambel oncomTeri buatan sendiri. 




Posting Komentar