Google+ Followers

Jumat, 15 Agustus 2014

CIU ( ACI jeung CAU)

Kuliner Bandung Emang serba aci, semua olahan ada unsur acinya.
Ciu ini tdk lain campuran aci dan cau atau pisang. Biasa dijual keliling sore hari dgn Bajigur, selain Ciu ada pisang, singkong, ubi, kacang tanah rebus,  terkadang ada juga isrut singkong kalau di jawa namanya sawut.

Kali ini mencoba membuat CIU resep ala nyi Entin (Ny. sukartinah is my Mom)
Disela ingatannya, serta sudah lamanya dia meninggalkan wilayah yang namanya Dapur, saat ini aku sedang mencoba mecari dan menelusuri Resep keluarga Kami, di coba diolah kembali dan di susun agar tidak hilang, jadi kelak semua keturunan Keluarga Besar Saefulloh dan Sukartinah bisa mengenal ragam kuliner khas yang biasa aku rasakan juga.

Ini Resep Ciu (aci jeung Cau)

Pisang uli/ pisang tanduk/ pisang nangka
Aku pakai pisang uli yg biasa ada di serpong 1 sisir
Aci atau tapioka 250 gram
Kelapa parut 250 gram
Gula pasir 100 - 150 gram tergantung kadar manisnya pisang
Air hangat 2 sendok sayur (secukupnya)
Garam 1 1/2 sdt
Tepung terigu 3 sdm (bisa juga tdk ditambahkan)

Cara membuatnya :

Potong kotak kecil pisang, lalu hancurkan.
Kemudian campur dgn gula pasir, garam, kelapa parut, terigu, dan acinya, aduk rata.
Tambahakan air secukupnya, cicipi rasa manisnya, jika sdh cukup siap di bungkus.

Kami bungkus model lontong.
Lalu kukus 30 menit hingga matang.
Dinginkan.
Sajikan bisa dengan teh hangat atau Bajigur.
Karena kami para kolesterol tinggi, maka cukuplah dengan wedang beras kencur atau wedang uwuh, kolaborasi sunda dan Jawa.

Posting Komentar